Categories: Bayi

Jadwal Imunisasi Anak 2019

Berikut ini adalah Jadwal Imunisasi Anak dari usia 0 bulan hingga 18 tahun. Artikel ini dikutip dari Situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Berikut ini adalah tabel gambar jadwal imunisasi tersebut :

TABEL JADWAL IMUNISASI ANAK

Keterangan :

Cara membaca kolom usia : misal 2 berarti usia 2 bulan (60 hari) s.d. 2 bulan 29 hari (89 hari) Rekomendasi imunisasi berlaku mulai Januari 2017. Dapat diakses pada website IDAI (http://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/jadwal-imunisasi-2017)

a Vaksin rotavirus monovalen tidak perlu dosis ke-3 (lihat keterangan)
b Apabila diberikan pada remaja usia 10-13 tahun, pemberian cukup 2 dosis dengan interval 6-12 bulan; respons antibody setara dengan 3 dosis (lihat keterangan)

  • Optimal
  • Catch up
  • Booster
  • Daerah

Untuk memahami tabel jadwal imunisasi perlu membaca keterangan tabel :

  1. Vaksin hepatitis B (HB). Vaksin HB pertama (monovalent) paling baik diberikan dalam waktu 12 jam setelah lahir dan didahului pemberian suntikan vitamin K1 minimal 30 menit sebelumnya. Jadwal pemberian vaksin HB monovalen adalah usia 0,1, dan 6 bulan. Bayi lahir dari ibu HBsAg positif, diberikan vaksin HB dan imunoglobin hepatitis B (HBIg) pada ekstrimitas yang berbeda. Apabila diberikan HB kombinasi dengan DTPw, maka jadwal pemberian pada usia 2,3, dan 4 bulan. Apabila vaksin HB kombinasi dengan DTPa, maka jadwal pemberian pada usia 2,4, dan 6 bulan.
  2. Vaksin polio. Apabila lahir di rumah segera berikan OPV-0. Apabila lahir di sarana kesehatan, OPV-0 diberikan saat bayi dipulangkan. Selanjutnya, untuk polio-1, polio-2, polio-3, dan polio booster diberikan OPV atau IPV. Paling sedikit harus mendapat satu dosis vaksin IPV bersamaan dengan pemberian OPV-3.
  3. Vaksin BCG. Pemberian vaksin BCG dianjurkan sebelum usia 3 bulan, optimal usia 2 bulan. Apabila diberikan pada usia 3 bulan atau lebih, perlu dilakukan uji tuberculin terlebih dahulu.
  4. Vaksin DTP. Vaksin DTP pertama diberikan paling cepat pada usia 6 minggu. Dapat diberikan vaksin DTPw atau DTPa atau kombinasi dengan vaksin lain. Apabila diberikan vaksin DTPa maka interval mengikuti rekomendasi vaksin tersebut yaitu usia 2,4, dan 6 bulan. Untuk usia lebih dari 7 bulan diberikan vaksin Td atau Tdap. Untuk DTP 6 dapat diberikan Td/Tdap pada usia 10-12 tahun dan booster Td diberikan setiap 10 tahun.
  5. Vaksin pneumokokus (PCV). Apabila diberikan pada usia 7-12 bulan, PCV diberikan 2 kali dengan interval 2 bulan; dan pada usia lebih dari 1 tahun diberikan 1 kali. Keduanya perlu booster pada usia lebih dari 12 bulan atau minimal 2 bulan setelah dosis terakhir. Pada anak usia di atas 2 tahun PCV diberikan cukup satu kali.
  6. Vaksin rotavirus. Vaksin rotavirus monovalen diberikan 2 kali, dosis pertama diberikan usia 6-14 minggu (dosis pertama tidak diberikan pada usia ≥ 15 minggu), dosis ke-2 diberikan dengan interval minimal 4 minggu. Batas akhir pemberian pada usia 24 minggu. Vaksin rotavirus pentavalen diberikan 3 kali, dosis pertama diberikan usia 6-14 minggu (dosis pertama tidak diberikan pada usia ≥ 15 minggu), dosis kedua dan ketiga diberikan dengan interval 4-10 minggu. Batas akhir pemberian pada usia 32 minggu.

    JADWAL IMUNISASI ANAK MENURUT IDAI 2017

  7. Vaksin influenza. Vaksin influenza diberikan pada usia lebih dari 6 bulan, diulang setiap tahun. Untuk imunisasi pertama kali (primary immunization) pada anak usia kurang dari 9 tahun diberi dua kali dengan interval minimal 4 minggu. Untuk anak 6-36 bulan, dosis 0,25 mL. Untuk anak usia 36 bulan atau lebih, dosis 0,5 mL.
  8. Vaksin campak. Vaksin campak kedua (18 bulan) tidak perlu diberikan apabila sudah mendapatkan MMR.
  9. Vaksin MMR/MR. Apabila sudah mendapatkan vaksin campak pada usia 9 bulan, maka vaksin MMR/MR diberikan pada usia 15 bulan (minimal interval 6 bulan). Apabila pada usia 12 bulan belum mendapatkan vaksin campak, maka dapat diberikan vaksin MMR/MR.
  10. Vaksin varisela. Vaksin varisela diberikan setelah usia 12 bulan, terbaik pada usia sebelum masuk sekolah dasar. Apabila diberikan pada usia lebih dari 13 tahun, perlu 2 dosis dengan interval minimal 4 minggu.
  11. Vaksin human papilloma virus (HPV). Vaksin HPV diberikan mulai usia 10 tahun. Vaksin HPV bivalen diberikan tiga kali dengan jadwal 0, 1, 6 bulan; vaksin HPV tetravalent dengan jadwal 0,2,6 bulan. Apabila diberikan pada remaja usia 10-13 tahun, pemberian cukup 2 dosis dengan interval 6-12 bulan; respons antibodi setara dengan 3 dosis.
  12. Vaksin Japanese encephalitis (JE). Vaksin JE diberikan mulai usia 12 bulan pada daerah endemis atau turis yang akan bepergian ke daerah endemis tersebut. Untuk perlindungan jangka panjang dapat diberikan booster 1-2 tahun berikutnya.
  13. Vaksin dengue. Diberikan pada usia 9-16 tahun dengan jadwal 0,6, dan 12 bulan.

* Artikel Jadwal Imunisasi Anak ini Berdasarkan Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Tahun 2017

Share
Published by
Bayi Impian

Recent Posts

Nama Bayi Lahir Bulan September

Daftar nama bayi lahir bulan September yang popular dan keren cocok buat bayi Anda yang lahir di bulan September. Daftar…

Agustus 19, 2019 1:42 pm

Tanda bayi tumbuh gigi

10 Hal Penting Tanda Bayi Tumbuh gigi Bayi akan merasa tidak nyaman ketika mulai tumbuh gigi. Namun bayi belum bisa…

Agustus 17, 2019 6:36 pm

Lagu pengantar tidur buat bayi Anda

Lagu pengatar tidur Lagu pengantar tidur ini bisa membantu Anda untuk menidurkan bayi Anda. Anda bisa menemukan banyak lagu di…

Agustus 16, 2019 10:40 am

Bayi ketinggalan di mobil

Bayi ketinggalan di mobil panas di Arizona Seorang ibu tega meninggalkan bayinya di mobil yang panas dan pergi berbelanja di…

Agustus 15, 2019 2:49 pm

Tanda hamil yang mengejutkan Anda

Tanda hamil pada umumnya Tanda hamil pada umumnya dapat berupa muntah dan mual. Pada umumnya tanda ini baru muncul saat…

Agustus 3, 2019 9:35 am

Usia bayi naik pesawat

Usia bayi naik pesawat sangat penting diketahui untuk para ibu muda. Rangkuman Usia bayi naik pesawat ini adalah rekomendasi kami…

Juli 30, 2019 5:44 pm